Aerobik untuk Kaum Adam

by Ade Bachtiar

aerobik untuk pria

Pada awalnya, senam aerobik ini memang mengandung gerakan-gerakan yang sangat santai dan memang diciptakan khusus untuk wanita untuk menjaga kesehatan. Tetapi, senam aerobik ini juga bisa dilakukan oleh semua orang untuk semua usia, entah itu pada wanita dan pria. Dalam rangka memenuhi kebutuhan pria untuk menjaga kesehatan serta membentuk tubuh yang proporsional, maka saat ini telah diciptakan senam aerobik yang sangat cocok untuk pria yang ingin melakukan pembentukan otot tubuh. Aerobik pria ini sangat efektif untuk membentuk postur tubuh ideal serta membentuk otot khususnya pada bagian perut dan bentuk dada yang semakin membidang.

Aerobik pria ini sering disebut sebagai senam body language. Sekilas gerakannya memang mirip dengan senam aerobik yang dilakukan oleh wanita, hanya saja gerakan pada aerobik pria ini lebih energik dan lebih memberikan penekanan dalam pembentukan otot. Prinsip utama pada gerakan aerobik pria ini yaitu memadukan antara fokus pernapasan dengan gerakan harmonis agar lebih mengefisiensikan proses metabolisme terutama untuk pembentukan otot perut serta efektif untuk membakar timbunan lemak. Sehingga, senam aerobik ini akan memberikan hasil yang lebih optimal untuk membakar timbunan lemak jahat dan memperlancar proses metabolisme dalam tubuh.

Perpaduan yang sinergis antara fokus pernapasan dan gerakan dasar senam aerobik pria sangat efektif untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Fokus pernapasan pada aerobik pria mampu memberikan suplai oksigen yang mencukupi kebutuhan sel untuk proses pembakaran bahan makanan untuk memperoleh energi yang banyak. Sedangkan gerakan pada aerobik pria yang mengandung nuansa atletik mampu meregang dan mengkontraksikan otot-otot pada bagian perut dan dada. Sehingga, dengan konsentrasi energi yang banyak dari fokus pernapasan dan gerakan pada aerobik pria yang bernuansa atletik, maka senam aerobik ini sangatlah efektif untuk pembentukan otot dan menjaga kesehatan. Setelah mengetahui khasiat dari senam aerobik ini, maka tidak ada alasan lagi bagi pria untuk tidak melakukan senam aerobik. Manfaat senam aerobik telah terbukti secara nyata dalam upaya menjaga kesehatan dan membentuk postur tubuh bagi pria.

Awet Muda dengan Aerobik

by Ari Suarcani

senam aerobik

Setiap orang ingin tetap awet muda. Tidak sedikit pula diantara mereka yang rela menghabiskan banyak uang untuk merawat diri agar terlihat muda. Padahal kunci awet muda itu sederhana dan salah satunya bisa didapat dengan senam aerobik.

Apa iya aerobik bisa membuat orang awet muda? Pada dasarnya semua jenis olah raga bisa membuat kita menjadi lebih muda. Pergerakan yang aktif dan juga perenggangan bisa melatih tubuh sehingga tubuh menjadi sehat. Hal yang sama terjadi ketika kita rutin melakukan senam aerobik ataupun olah raga aerobik lainnya.

Aerobik merupakan salah tips awet muda dimana dilakukan melalui olah raga dan semua anggota tubuh bergerak. Banyak yang menggemari olah raga ini, karena selain bisa mendapatkan manfaat kesehatan, aerobik juga bisa membuat awet muda. Loh, bagaimana bisa?

Nah, ternyata tips awet muda tersebut berasal dari otot yang lebih kencang karena aktif bergerak. Tubuh juga menjadi semakin gesit, pikiran serta panca indera menjadi segar setelah bergerak bebas. Semua itu membuat kondisi tubuh fit dan segar, sistem tubuh berfungsi dengan baik dan akhirnya akan berpengaruh ke kulit. Kulit merupakan organ utama yang menunjukan umur seseorang, dengan kondisi kulit yang bagus maka umur juga bisa disembunyikan.

Sadar dengan kelebihan olah raga yang satu ini, sekarang banyak orang membuka sanggar-sanggar yang mengajarkan olah raga aerobik khususnya senam. Banyak wanita memanfaatkannya, walaupun sebenarnya aerobik bisa juga dilakukan di rumah sendiri. Namun tentu saja kualitas latihan tidak sebaik jika dilakukan di sanggar senam karena kadang kita malas berolahraga kalau sendirian.

Gerakan aerobik terutama senam aerobik terdiri dari tiga tahap, yaitu pemanasan, gerakan inti serta pendinginan. Pemanasan wajib dilakukan agar badan atau anggota tubuh tidak mengalami cedera saat berlatih sementara pendinginan bertujuan untuk menormalkan detak jantung setelah sebelunya dipacu pada gerakan inti. Gerakannya berupa pengaturan pernapasan serta gerakan-gerakan yang lebih pelan dibandingkan gerakan inti.